Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Menjadi Ibu yang Hebat adalah Pilihan

                                       https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20171122/11910201-1500769840248449-481563574-n-ea0d26876374add4255a49f097ad89c5.jpg Siapakah Ibu itu? Perempuan yang melahirkan anaknya.. Perempuan yang merawat anak-anaknya seumur hidupnya… Perempuan yang tidak pernah lelah mencurahkan kasih sayang pada anak-anaknya… Definisi kata Ibu selalu berbeda-beda bagi setiap orang, namun, yang jelas ibu juga manusia biasa, dan seperti manusia biasa pada umumnya,  tidak semua ibu bersikap bak malaikat, akan tetapi tidak sedikit juga sosok ibu dianggap melebihi kebaikan diseluruh dunia sebab kehebatannya dalam mengayomi anak-anaknya. Kembali saya katakan, bahwa pada dasarnya ibu adalah manusia biasa, ada yang buruk dan ada pula yang baik, ada yang biasa saja dan ada pula yang hebat. Ketika manusia biasa bisa memilih menjadi pribadi ya...

Perempuan cukup pandai di sumur, dapur dan kasur saja?? Ini pendapat saya

pict from:  https://www.popbela.com/career/inspiration/niken-ari/ilustrasi-tentang-perempuan-sebagai-sosok-yang-tangguh/full Halo, salam hangat dari penulis yang sebentar lagi akan menumpahkan opininya haha.. jika teman-teman mengikuti akun sosial media saya, pasti tidak asing dengan judul diatas. yep... Topik ini sudah sempat saya angkat di instagram dan facebook, kemudian sekarang dengan senang hati kembali saya tulis lagi di blog dengan versi yang lebih panjang, tentu saja. Semoga pembaca yang kurang puas dengan tulisan saya sebelumnya, kali ini bisa terobati, sangat didukung jika ada diskusi dikolom komentar, oke. :D sudah siap membaca? here we go.... "Perempuan itu ngga perlu pandai apa-apa, cukup pandai di sumur,dapur dan kasur saja"   Sejujurnya kalimat ini sama sekali tidak asing ditelinga saya, kalimat ini sudah kerap saya dengar sejak masuk pesantren beberapa tahun lalu, kalimat yang paling biasa saya dengar akan tetapi tidak pernah di...

Kritik dan Ujaran Kebencian/ Hate Speech, Apa bedanya?

               Di era yang serba digital ini setiap individu seolah mendapat kesempatan menggunakan hak nya untuk berbicara secara mutlak, ditambah dengan adanya smartphone, gadget, serta media sosial yang dapat menjembatani setiap individu dalam mengungkapkan ide dan pikirannya tanpa batas, sehingga hak berbicara pun dapat digunakan kapan saja dan dimana saja melalui platform media sosial yang beragam jenisnya.     Setiap developer dari masing-masing platform media sosial tentu memiliki tujuan yang baik ketika menciptakan dan mengembangkan platform media sosial mereka, mulai dari memudahkan setiap pengguna untuk berinteraksi dengan orang lain dari berbagai macam tempat yang bahkan tak terjangkau sebelumnya, sampai memudahkan individu untuk membangun relasi dan menjadi lebih dekat satu sama lain. Akan tetapi, amat disayangkan karena pada kenyataannya niat baik dari para developer tidak sepenuhnya tercapai, masih ada oknum-oknum...

Hambatan atau kesulitan Belajar pada Anak

Topik kali ini saya angkat karena teringat lebaran lalu ada yang bertanya bila ada anak yang susah menangkap materi pelajaran apakah dia aslinya memang bodoh sehingga tidak bisa diajari lagi? Atau memang gurunya yang kurang sabar? Sebelum lanjut, saya akan membahas tentang apa itu kesulitan atau hambatan dalam proses belajar anak, namun yang akan saya bicarakan disini adalah anak-anak yang normal secara keseluruhan , yang mana artinya kesulitan belajar yang akan saya bahas disini adalah kesulitan yang dialami oleh anak-anak yang sehat secara fisik maupun mental, dan bukan disebabkan disabilitas bawaan yang tidak bisa disembuhkan. Kesulitan belajar sendiri umumnya di definisikan sebagai kesukaran siswa dalam menerima atau menyerap pelajaran. Ada beberapa kasus kesulitan dalam belajar, sebagaimana yang telah dikemukakan oleh Abin Syamsudin M, yaitu : (1) Kasus kesulitan dengan latar belakang kurangnya motivasi dan minat belajar. (2) Kasus kesulitan yang berlatar belakang sik...

Humanity and Religion

T opik ini saya angkat karena pernah mendengar celetukan seseorang di sosial media yang mengatakan bahwa "agama hanya mengkotak-kotakkan, untuk apa beragama tapi tidak memiliki sisi kemanusiaan, atau lebih baik tidak beragama tapi tetap memiliki sisi kemanusiaan" Baik... Yang saya ingin bicarakan disini adalah ketidaksetujuan saya dengan opini tersebut karena sesungguhnya agama dan kemanusiaan itu sendiri adalah satu kesatuan, terlepas dari beberapa pengikutnya yang berperilaku tidak manusiawi. Kok Bisa Agama dan Kemanusiaan adalah satu kesatuan? Alasannya apa? Pasti banyak juga dari teman-teman yang memiliki opini berbeda tentang hal ini, akan tetapi untuk kali ini saya akan menjelaskan pemikiran saya tentang bagaimana agama dan kemanusiaan adalah satu kesatuan, dua hal berbeda namun tidak dapat dipisahkan. Karena saya pemeluk agama islam, saya akan menuliskan ini dari sudut pandang seorang muslimah, berikut adalah penjabaran yang dapat ...